BAB pesat diberbagai negara baik di daerah tropis maupun

BAB
I

PENDAHULUAN

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Dalam
bab ini dipaparkan subbab (1) latar belakang dan (2) tujuan penulisan. Kedua subbab
tersebut dijabarkan sebagai berikut.

 

1.1         
Latar Belakang

Semangka atau tembikai
(Citrullus Lanatus, suku ketimun-ketimunan atau Cucurbitaceae) adalah tanaman
merambat yang  berasal dari daerah
setengah gurun di Afrika bagian Selatan, kemudian berkembang dengan pesat
diberbagai negara baik di daerah tropis maupun subtropis, seperti Cina, Jepang,
dan Indonesia. Tanaman ini masih sekerabat dengan labu-labuan (Cucurbitaceae),
melon (Cucurmis melo), dan ketimun (Cucurmis
Sativus). Tanaman semangka bersifat semusim, tergolong cepat berproduksi karena
umurnya hanya sampai 6 bulan. Semangka biasa dipanen buahnya untuk dimakan
segar atau dibuat jus. Namun, ada yang memanfaatkan daun dan buah semangka muda
untuk bahan sayur-mayur. Biji semangka yag dikeringkan dan disangrai juga dapat
dimakan isinya sebagai kuaci.

Budidaya semangka sudah
banyak dikenal dan diminati oleh para petani karena mampu memberikan keuntungan
cukup besar dan produktivitas tanaman semangka tinggi. Selain itu, masa
budidaya buah semangka juga singkat. Namun, banyak aspek yang seharusnya
dipenuhi sebelum budidaya semangka, seperti penentuan lahan yang mencakup
kelembaban tanah, pH tanah dan luas lahan. Cara menanam semangka tidak lepas
dari metode perawatan yang maksimal seperti melakukan penyiraman dengan rutin
setiap pagi dan sore, terutama jika masuk pada musim kemarau. Pada saat musim
kemarau, budidaya semangka dapat dilakukan di rumah kaca (green house) dikarenakan terpantaunya penyiraman tanaman pada area
budidaya yang terbatas . Pada umumnya,rumah kaca digunakan pada negara-negara
dengan 4 macam suhu,dimana saat terjadi salju/musim dingin dan dalam masa
pembuahan,budidaya tidak terpengengaruh dengan itu,dikarenakan sifat dari rumah
kaca itu sendiri yang dapat menyimpan panas.Namun ada beberapa faktor
yang mempengaruhi kegagalan dalam budidaya tanaman semangka diantaranya adalah
faktor kekurangan air. Sebagai contoh, irigasi yang tidak berfungsi ataupun
letak geografis suatu daerah yang memang sulit mendapatkan air.

Tanaman semangka
sebenarnya dapat dibudidayakan pada lahan antara 0-1000 meter di atas laut.
Sebaiknya lahan yang akan digunakan untuk menanam semangka seharusnya mengandung
unsur hara yang kaya serta kelembaban tanah yang cukup. Untuk mendapatkan
kelembaban tanah yang pas, metode pemeliharaan yang harus dilakukan adalah
dengan penyiraman rutin setiap pagi dan sore. Hal ini karena cara menanam
semangka yang tepat seharusnya memperhatikan kelembaban tanah tersebut.

Untuk mempermudah kinerja
para petani semangka dan meningkatkan hasil serta produksi tanaman semangka
dengan cara menjaga kelembaban tanah, dibutuhkan alat “Programmable Penyiraman
Tanaman Semangka dalam Rumah
Kaca”
dengan memanfaatkan PLC sebagai controller
penyiram tanaman. Prinsip dasar dari pembuatan penyiram tanaman semangka
otomatis ini adalah untuk mangatur lama penyiraman dan penyiraman tanah pada
tanaman semangka. Alat ini menggunakan sensor kelembaban tanah yang akan
menjadi pengaktif/pick up data dari lapangan yang akan dikirim dan diproses di
PLC yang menjadi otak dari semua proses alat ini.

 

 

1.2         
Tujuan Penulisan

Sesuai dengan masalah diatas,penulisan makalah ini
dimaksudkan untuk menjelaskan kepada pembaca tentang
pemanfaatan PLC sebagai controller  otomatis pada penyiraman
semangka dan implementasinya dalam rumah kaca. Secara khusus,dalam makalah ini akan dijelaskan

a.      
Pengertian PLC,

b.     
Desain rumah kaca,

c.      
pemanfaatan
PLC sebagai controller penyiram tanaman  semangka pada rumah kaca,dan

d.     
kelebihan
dan kekurangan proses penyiraman otomatis berbasis PLC.

 

 

 

 

BAB II

ISI

Dalam bab ini dipaparkan
subbab (1) pengertian PLC, (2) Desain dan pemanfaatan PLC sebagai kontroller
penyiraman pada  Rumah Kaca, dan (3) Kelebihan
dan kekurangan dari proses penyiraman otomatis berbasis PLC, Ketiga subbab
tersebut dijabarkan sebagai berikut.

2.1       Pengertian PLC

Seiring dengan perkembangan teknologi yang kian
pesat, banyak sekali tugas tugas peengendalian terprogram yang dapat dibuat untuk
memajukan sebuah usaha industri diantaranya menggunakan Programmable
Logic Controller
(PLC). Aplikasi PLC
ini sangat banyak kita jumpai di industri modern, karena PLC memang memegang
peranan penting dalam system kontrol di dunia perindustrian.

            Setiawan, Iwan (2006) menyatakan
bahwa “Sebuah PLC (Programmable Logic Controller) adalah sebuah alat yang
digunakan untuk menggantikan rangkaian sederetan relay  yang ada
pada sisem kontrol konvensional. PLC bekerja dengan cara mengamati masukan
(melalui sensor), kemudian melakukan proses dan melakukan tindakan sesuai yang
dibutuhkan, berupa menghidupkan atau mematikan keluaran. Program yang digunakan
adalah berupa ladder diagram yang keudian dijalankan oleh PLC.” Lebih
lanjut, Artanto(2009:3) menyatakan bahwa PLC atau diterjemahkan sebagai
kontoler yang dapat diprogram ( Programmable
Logic Controller) dalah sebuah komputer yang banyak digunakan untuk otomasi
proses produksi di industri.”

            Berdasarkan pernyataan tersebut, PLC
merupakan suatu komputer yang telah didesain untuk menentukan atau mengontrol
banyaknya jalur input dan output. Proses yang dikontrol dapat berupa regulasi
variabel secara terus menerus sebagai contoh, seperti pada sistem-sistem servo,
yang sering dijumpai pada mesin pengeboran dan sistem konveyor.

PLC memiliki tiga tipe berdasarkan jumlah input atau output yang
dimilikinya yaitu PLC mikro, PLC mini, dan PLC large. Fasilitas, kemampuan, dan fungsinya yang tersedia pada
setiap kategori tersebut pada umumnya berbeda satu dengan lainnya.

PLC mikro, PLC mini, dan PLC large
memiliki karakterisitik yang berbeda. PLC tipe mikro memiliki jumlah input atau
output kurang dari 32 terminal.PLC tipe mini memiliki jumlah input atau output
antara 32-128 terminal. Sementara itu, PLC large
atau dikenal dengan PLC Rack adalah
PLC tipe besar yang memilki input atau output lebih dari 128 terminal (Setiawan
2006:3). Dengan demikian, semakin sedikit jumlah input atau output pada PLC
tersebut, maka jenis instruksi yang tersedia juga semakin terbatas.

Berdasarkan paparan di atas, dapat diklasifikasikan bahwa PLC merupakan sebuah computer khusus dirancang
sebagai kontroler suatu proses atau produksi di industry. Dengan adanya
klasifikasi tipe pada PLC yang memiliki fasilitas, kemmapuan, dan fungsi yang
berbeda dapat mempermudah pengguna dalam proses penggunaanya.

 

2.2       Desain
dan pemanfaatan PLC sebagai kontroller penyiraman pada     Rumah
Kaca

            Perkembangan
teknologi tidak hanya berkembang pesat dalam bidang industri atau pabrik.
Namun, juga pada bidang pertanian, yang nantinya akan meringankan pekerjaan
para petani. Dalam bidang pertaniaan ini petani dapat memanfaatkan teknologi
PLC untuk penyiraman tanaman. Penyiramanyang sebelumnya dilakukan secara manual
dengan menggunakan selang air dan hanya memperhatikan waktu penyiraman tanpa
mempertimbangkan kelembaban tanah pada tanaman tersebut. Metode penyiraman
secara manual itu dapat digantikan menggunakan penyiraman otomatis menggunakan
PLC dengan berbagai sensor. Dengan adanya alat penyiraman dengan berbagai
sensor ini dapat menekan penggunaan air secara berlebih. Adapun desain untuk
penggunaan PLC ini dalamrumah kaca adalah sebagai berikut :

Komponen
yang terdapat dalam alat penyiram otomatis pada rumah kaca adalah sebagai
berikut.

a)      Sensor
( sesnsor kelembaban) : suatu alat ukur yang digunakan untuk membantu dalam
proses pengukuran kelembaban uap air yang terkandung dalam udara

b)      Relay
: Sakelar listrik/elektrik yang membuka atau menutup sirkuit/rangkaian dalam
kondisi tertentu.

c)      PLC
: Sebuah rangkaian elektronik yang dapat mengerjakan berbagai fungsi-fungsi
control pada level-level yang kompleks

d)       Pompa air : Alat yang digunakan untuk
memindahkan fluida(cairan) dari suatu tempat ke tempat lain.

 

KELEMBABAN

CPU PROSES PLC

RELAY

INPUT PLC

POMPA AIR

VALVE

AIR PENYIRAM
TANAMAN

SENSOR KELEMBABAN

OUTPUT PLC

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan
bagan di atas, cara kerja dari penyiram otomatis adalah sebagai berikut.

1.      Ketika
kelembaban tanah mencapai batas yang telah ditentukan oleh sensor kelembaban,
secara otomatis sensor kelembaban aktif

2.      Apabila
sensor kelembaban telah aktif, secara otomatis sensor akan mengirimkan sinyal
ke relay sehingga koil yang berada di dalam relay akan terhubung

3.      Saat
koil yang berada di dalam relay terhubung, maka kontak relay akan mengirimkan
sinyal menuju input PLC

4.      Sinyal
yang masuk menuju input PLC akan diproses oleh CPU sesuai dengan program yang
telah ditentukan

5.      Hasil
dari proses CPU akan diteruskan menuju output PLC

6.      Output
PLC akan mengirimkan sinyal ke valve sesuai dengan program hasil pengolahan
dari CPU yang menyebabkan valve dan pompa air aktif sesuai dengan ketentuan
program

7.      Ketika
valve dan pompa air aktif, maka air akan mengalir menyirami tanaman. Proses
pengaktifan pompa air dan valve untuk mengalirkan air diatur sesuai dengan
ketentuan program.

Dengan adanya penyiram tanaman otomatis
berbasis PLC dapat memudahkan penyiraman tanaman semangka. Sehingga, petani
semangka lebih dimudahkan dalam proses penyiraman dan diharapkan dapat
meningkatkan jumlah produktivitas semangka.

2.3       Kelebihan dan kekurangan dari proses
penyiraman otomatis berbasis             PLC

                Programmable Logic Controller
(PLC) merupakan sebuah alat yang dapat beroperasi secara digital baik diprogram
melalui komputer maupun melalui PLC secara langsung. Penggunaan PLC sangat
berpengaruh dalam berbagai bidang, tanpa terkecuali dibidang pertanian. Seiring
denganperkembanganteknologi pertanian yang semakin modern, perkembangan
tersebut menciptakan berbagai inovasi dalam bidang teknologi pertanian. Sebagai
contoh, penggunaan PLC sebagai controller dalam penyiram tanaman secara
otomatis. Adapun kekurangan dan kelebihan dari PLC adalah sebagai berikut.

a.    Kelebihan
penyiram tanaman otomatis berbasis PLC

1)   Fleksibel

Dalam penggunaan alat penyiram tanaman
otomatis membutuhkan banyak sistem pengelolahan untuk masing-masig perangkat.
Nammun hal tersebut dapat diatasi dengan penggunaan PLC. Perangkat-perangkat
yang dijalankan denganprogramnya masing-masing dan sedikit kabelyangdigunakan
atau dirangkai sehingga tidak membutuhkan banyak ruang.

2)   Dapat
melakukan pemograman ulang dan koreksi dengan mudah

Penyiram tanaman otomatis dengan PLC
sebagai kontoller memiliki kelebihan dimana sistemnya dapat diprogram ulang
ketika sistem sedang berjalan dan pemrograman tersebut dapat dilakuakan dengan
cepat.

3)   Adanya
record data dan interface  yang memudahkan
pengguna

Penyiram tanaman otomatis berbasis
PLC mampu menyimpan data-data yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan dan
program. Dengan adanya interface dapat
menampilkan proses, data ke dalam suatu proses komputer yang terhubung dengan
PC.

4)     
Kemampuan bekerja
pada lingkungan yang keras.

PLC dapat digunakan pada jangka waktu panjang
dikarenakan dapat beroperasi normal
dalam beberapa kondisi suhu, kelembaban, fluktuasi tegangan.

 

b.    Kekurangan
penyiram tanaman otomatis berbasis PLC

1)      Teknologi
yang masih baru

Penyiram tanaman otomatis berbasis
PLC masih belum banyak diketahui oleh masyarakat umum khususnya petani. Hal ini
karena sistem kontrol yang menggunakan program komputer membuat hal tersebut
sulit bagi sebagian orang.

 

2)      PLC
rentan terhadap perubahan suhu dan keadaan lingkungan

Dalam proses penyiraman tanaman, lingkungan
mengalami perubahan suhu dan keadaan yang tidak dapat diduga. Perubahan keadaan
lingkungan tersebut dapat menyebabkan debu yang mengotori perangkat PLC.
Apabila hal tersebut terjadi secara terus-menerus dapat mengganggu kinerja pada
sistem PLC sehingga tidak berfungsi secara optimal. Untuk mengoptimalkan kerja dari PLC itu,sebaiknya
dalam penggunaan PLC diletakkan atau digunakan pada suhu rendah,dimana di suhu
itu kurangnya debu yang dihasilkan dari lingkungan sekitarnya. Tetapi dalam
kondisi ini,PLC diletakkan atau digunakan pada suhu tinggi yang menjadi tempat
budidaya dari semangka itu sendiri. Untuk mengantisipasi rusaknya PLC itu,maka
dilakukan proteksi terhadap perangkat seperti pemberian kotak simpan untuk
melindungi perangkat dari debu yang dapat menurunkan performa PLC.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

3.1
Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian atau pembahasan di atas,
didapatkan beberapa simpulan yaitu sebagai berikut:

Pertama, Programmable Logic Controller PLC
merupakan sebuah computer khusus dirancang sebagai kontroler suatu proses atau
produksi di industry. Dengan adanya klasifikasi tipe pada PLC yang memiliki
fasilitas, kemmapuan, dan fungsi yang berbeda dapat mempermudah pengguna dalam
proses penggunaanya. Pada perkembangan teknologi seperti sekarang PLC sangat
dibutuhkan dalam dunia industri.

Kedua, PLC dapat
dimanfaatkan dalam bidang pertanian, yaitu dengan menjadikan PLC sebagai alat
pengontrol penyiraman tanaman pada rumah kaca. dengan adanya pemanfaatan
teknologi PLC dalam bidang pertanian. Dalam alat kontroler penyiraman tanaman
semangka terdapat beberapa komponen yaitu; (a) sensor, (b) relay, (c) PLC, dan
(d) pompa air.

Ketiga, dalam pemanfaatan
PLC dalam bidang pertanian ini  petani
menjadi sangat terbantu, selain dapat meringankan pekerjaan para petani PLC
juga dapat membantu menggurangi penggunaan air secara berlebih. Tetapi
teknologi PLC ini belum banyak diketahui oleh masyarakat umum khususnya petani.
Hal ini terjadi karena teknologi ini masih meruopakan teknologi yang baru
dikembangkan.

 

3.2
Saran

            Adapun saran yang ingin
kami sampaikan, seharusnya pemerintah lebih mengenalkan atau mendemostrasikan teknologi
terbaru seperti alat penyiram otomatis kepada petani sehingga petani-petani
dapat terbantu dalam pekerjaannya.

 

 

 

 

 

DAFTAR
PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Semangka

http://22072014.blogspot.co.id/2016/12/v-behaviorurldefaultvmlo.html

http://kelebihandankekuranganplc.blogspot.co.id/

x

Hi!
I'm Mack!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out