KELEMAHAN sampah? II. ISI Di era modern saat ini,

KELEMAHAN
KEBIJAKAN KANTONG PLASTIK BERBAYAR

 

I.                  
PENDAHULUAN

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

1.1        
Latar belakang

Dalam
rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional pemerintah melalui KLHK  mencanangkan kebijakan kantong plastik
berbayar di 22 kota di Indonesia. Kebijakan itu mulai terlaksana pada Februari
2016. Dalam kebijakan ini, kantong plastik berbayar dipunggut biaya Rp. 200-,
per kantong. Namun, beberapa daerah mematok biaya lebih tinggi dari yang
ditetapkan. Misalnya, Balikpapan Rp. 1.500-, per kantong dan Makassar Rp.
4.500-,. Dengan pemberlakuan kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi sampah yang menumpuk di
berbagai sudut kota dan juga menekan biaya yang harus dibayarkan berkenaan
dengan pengelolaan sampah plastik.

1.2        
Tujuan

Ø  Mengetahui
berbagai dampak yang diperoleh setelah penerapan kebijakan kantong plastik
berbayar

Ø  Mengetahui
keefektifan penerapan kebijakan tentang kantong plastik berbayar

1.3        
Pertanyaan

Ø  Bagaimana
dampak kantong plastik berbayar?

Ø  Apakah
penerapan kebijakan kantong plastik berbayar efektif dalam upaya pengurangan
sampah?

 

II.               
ISI

            Di era modern saat ini, mobilitas yang dilakukan setiap
orang di berbagai belahan dunia tidak terlepas dari aktivitas yang menghasilkan
sampah, terutama sampah plastik. Permasalahan sampah ini sudah merupakan
permasalahan yang kompleks. Maka dari itu, perlu penanganan yang serius dan
dilakukan secara continue. Permasalahan
sampah merupakan tanggungjawab pemerintah yang membutuhkan komitmen dan
dukungan masyarakat. Untuk itu, perlu adanya imbauan untuk membuang sampah
secara terpisah dan menjaga kebersihan lingkungan bagi masyarakat. Pemerintah
juga harus memiliki komitmen dan tindakan untuk mengolah sampah.

            Baru-baru ini pemerintah mencanangkan kebijakan tentang
“Kantong Plastik Berbayar”. Berbagai tanggapan dari masyarakat muncul tentang
menanggapi kebijakan ini. Saya memilih kontra dalam kebijakan ini. Yang pertama
alasan saya, harga yang di patok terlalu murah Rp.200-,. Nominal tersebut
dianggap kecil oleh masyarakat jika penerapannya hanya di pusat perbelanjaan
modern yang target konsumennya kalangan menengah ke atas. Kebijakan kantong
plastic berbayar sangat sulit diterapkan di pasar tradisional ataupun di
warung/grosir, karena masyarakat/konsen enggan membayar untuk biaya plastik dan
kurangnya kesadaran terhadap lingkugan. Sulitnya menerapkan kebijakan kantong
plastic berbayar dan tidak semua toko ataupun warung warung yang menerapkan
kebijakan tersebut.

            Selanjutnya, bukan hanya konsumen saja yang dihimbau
dalam pengurangan kantong plastik ini melainkan pusat pembelanjannya. Mengapa
begitu? Karena diseediakannya kantong plastik upaya pusat pembelajaan untuk
melayani konsumennya. Jadi pemerintah juga harus menghimbau agar pusat
pembelanjaan mengganti kantong plastik dengan kantong kertas atau kantong dari
bahan lainnya. Berbagai dampak ditimbulkan dalam penerapan kebijakan ini antara
lain:

·        
Mengurangi jumlah sampah plastik

·        
Kantong plastik berbayar dapat mengurangi
pemakaian plastik

·        
Kantong plastik berbayar dapat mengurangi
daur ulang plastik

·        
Dapat mengurangi pemakain barang sekali
pakai

Dari
dampak yang ditimbulkan banyak tantangan yang dalam penerapan kebijakan ini
antara lain:

·        
Kebijakan kantong plastik berbayar sulit
diterapkan di pasar tradisional

·        
Adanya ketidak setujuan dari sebagian
masyarakat

·        
Banyaknya konsumen yang enggan membayar
kantong plastik

·        
Kurang tepatnya sasaran penerapan
kebijakan ini, yaitu hanya di pusat perbelajaan modern

 

III.            
PENUTUP

 

3.1             
Kesimpulan

Berbagai
upaya sudah dilakukan pemerintah untuk mengatasi permasalahan sampah di
Indonesia, salah satunya dikeluarkannya kebijakan kantong plastik berbayar.
Sejalan dengan kebijakan ini berlaku diharapkan dapat mengurangi sampah
plastik. Adapun tantangan yang harus dihadapi agar kebijakan ini dapat
mendapatkan hasil yang diharapkan. Pada kenyataannya, kebijakan ini belum efektif
dalam penerapannya dikarenakan kesadaran masyarakat yang kurang dan kurang
tepatnya sasaran pemerintah dalam penerapan kebijakan ini.

 

 

3.2             
Saran

Saran
saya kebijakan ini perlu dikaji kembali agar penerapannya efektif dan
mendapatkan dampak postif sesuai yang diharapkan.

3.3             
Solusi

Solusi
yang menurut saya harus dilakukan pemerintah yaitu melakukan sosialisasi yang
berkelanjutan dengan memberitahukan dampak-dampak yang akan ditimbulkan dengan
begitu secara tidak langsung dapat membangun kesadaran masyarakat dan perlu
mengganti bahan untuk kantong, misal seperti kantong kertas.

x

Hi!
I'm Mack!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out