MENJADI suatu perekonomian. Banyak juga para pengusaha yang gulung

MENJADI PENGUSAHA SUKSES DENGAN MEMULAI BISNIS DARI
AWAL

 

 

Rian Novembri

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

21115140

Accounting’1

Ekonomi, Universitas Komputer Indonesia

Email: [email protected]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

FAKULTAS EKONOMI

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

2018

 

ABSTRACT

There are so many entrepreneur
failed to manage their business and that make the business falling down, that
make the others who will started the business will think about it. Entrepreneur
needs skill, innovation, creativity, and attitude, not fear to take any risks,
understanding the risk, make sure it everything is on the line and never give
up. The first rule of successful business is the business owner must be
qualified to start and operate a business.

 

Rian
Novembri (NIM: 21115140)

Accounting
1

Indonesian
Computer University

 

Kata
Kunci : Entrepreneur, skill, innovation,
creativity.

 

BAB
1

PENDAHULUAN

1.1  Latar
Belakang

 

Entrepreneurship merupakan bagian
penting dari struktur dan fungsi dari sebuah organisasi dan ekonomi.
Kewirausahaan, atau bentuk bisnis baru juga dapat membentuk stratifikasi social
dan ekonomi dalam suatu perekonomian. Banyak juga para pengusaha yang gulung
tikar akibat kurangnya kreatifitas dan inovasi atau bahkan kurangnya ilmu
bisnis yang dimilikinya. Hal itu berakibat pada mindset para calon pengusaha
yang baru akan memulai bisnisnya. Para calon pengusaha yang baru akan memulai
bisnisnya memerlukan skill, attitude, inovasi, kreatifitas dan bekal atau ilmu
yang cukup dalam berbisnis. Para calon pengusaha pun harus berani mengambil
segala resiko dan tidak takut untuk gagal, memiliki tekad yang kuat, dan yang
paling terpenting adalah tidak mudah untuk menyerah. Kewirausahaan pada intinya
adalah mental berusaha yang pantang menyerah dalam menghadapi segala tantangan
di dalam usahanya hingga usahanya itu bisa mencapai keberhasilan

 

1.2  Rumusan
Masalah

 

1.     
Bagaimana
cara menjadi pengusaha yang memiliki bekal untuk memulai bisnis?

2.     
Bagaimana
agar bisnis yang dijalankannya berjalan dengan baik?

3.     
Bagaimana
cara atau panduan untuk memulai sebuah bisnis?

 

1.3  Tujuan

 

1.     
Untuk
menjadi pengusaha yang sukses, berkualitas dan unggul

2.     
Agar
bisnis yang akan didirikan berjalan dengan baik

3.     
Agar
memiliki ilmu yang cukup untuk memulai sebuah bisnis

 

1.4  Manfaat

 

Untuk memenuhi tugas
kewirausahaan, untuk lebih mengetahui bagaimana cara untuk memulai bisnis dari
awal dan memiliki bekal atau ilmu yang cukup untuk memulai sebuah bisnis baru,
dan untuk menambah wawasan dalam menjalankan awal memulai bisnis.

 

BAB 2

 

METODE

2.1  Landasan
Teori

 

Tabel 1. Beberapa definisi dan
karakteristik dari entrepreneurship, dari tahun 1755-2001.

 

 
R.
Cantillon (1755)

 
-Entrepreneur didefinisikan
sebagai pekerja sendiri.
 
-Entrepreneur harus menyeimbangkan
aktifitas bisnisnya dengan permintaan pasar.
 

 
J.
Schumpeter (1911)

 
-Entrepreneurship
adalah kendaraan utama untuk memajukan perekonomian suatu negara.
 

 
F.Knight
(1921)

 
-Entrepreneurs merupakan kelas
social special yang beraktivitas langsung dalam perekonomian.
 

 
M.
Casson (1982)

 
-Entrepreneurs merupakan
spesialis dalam mengambil keputusan tentang koordinasi dalam sumber daya.
 

 
R.
Holcombe (1998)
 

 
-Entrepreneurs mempromosikan
lebih produktivitas ekonomi untuk lebih effisien dan inovatif dalam sebuah
kegiatan produksi, dan merupakan pondasi untuk pertumbuhan ekonomi.
 

 
S.
Wennekers dan R. Thurik (1999)

 
-Entrepreneurs mempunyai
kemampuan multi-tasking.
 
-Entrepreneurs menciptakan
peluang baru, memperkenalkan produk ke market, memutuskan lokasi dan mengatur
bisnis mereka dan kompeten dengan yang lainnya.
 

 
H.
Aldrich dan M.Martinez (2001)

 
-Mendukung the distinction
antara inovasi dan produksi dalam aktivitas entrepreneurial.
 

Entrepreneurial adalah kegiatan
dalam menjalankan usaha atau berwirausaha.

 

Menurut
Rober D. Hisrich, berkewirausahaan merupakan proses dinamis atas penciptaan
tambahan kekayaan. Kekayaan diciptakan oleh individu yang berani mengambil
risiko utama dengan syar-syarat kewajaran, waktu dan atau komitmen karier atau
penyediaan nilai untuk berbagai barang dan jasa. Produk dan jasa tersebut tidak
atu mungkin baru atau unik, tetapi nilai tersebut bagaimanapun juga harus
dipompa oleh usahawan dengan penerimaan dan penempatan kebutuhan keterampilan
dan sumber-sumber daya.

 

How to
define and measure iinovation?

Menurut Schumpeter (1911/1934) terbagi menjadi 3 bagian:

Bagian
pertama yaitu mengimplikasikan teknik penemuan atas hal-hal baru atau jalan
baru atas melakukan sesuatu hal. Bagian yang kedua yaitu mengambil keuntungan
dari penemuan tersebut atau mengkombinasikan penemuan yang sudah ada (dulu) dan
yang sekarang. Bagian terakhir yaitu imitasi yang berfokus pada sebuah adopsi
umum dan diffusion of new product atau memproses ke market atau pasar.

 

 

 

 

2.2  Sasaran
Bisnis

 

Dalam
melaksanakan bisnisnya setiap perusahaan harus menetapkan sasaran bisnis
sebagai target kinerja yang ingin dicapai sekaligus untuk mengukur keberhasilan
atau kegagalan program kerja yang telah ditetapkan. (Eddy Soeryanto Soegoto 2009:136)

 

Sasaran
jangka pendek ataupun tahun pertama yaitu menetapkan lokasi, jenis produk,
rekrutmen tenaga kerja, membangun system organisasi, pengenalan produk atau
jasa ke konsumen dan pasar. Untuk sasaran jangka menengah ataupun tahun kedua
sampai tahun kelima disarankan untuk melakukan evaluasi, perbaikan, analisis
SWOT, penataan keuangan, pengembangan. Dan sasaran jangka panjang yaitu
melakukan pembangunan keunggulan bersaing, pengembangan lanjutan dan melakukan
ekspansi global.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 3

 

PEMBAHASAN

 

 

3.1  Entrepreneurship

 

Entrepreneurship
adalah orang yang berjiwa kreatif, inovatif, mandiri, percaya diri, ulet &
tekun, rajin, disiplin, siap menghadapi resiko, jeli melihat & meraih
peluang, piawai mengelola sumber daya yang mampu mendirikan, membangun,
mengembangkan, memajukan dan menjadikan perusahaannya unggul. Contohnya :
Ir.Ciputra, Dr.Mooryati Soedibyo, Bob Sadino, Mohtar Ryadi, James Riadi, Ir.
Aburizal Bakrie. ( Eddy
Soeryanto Soegoto 2009:27)

 

“Entrepreneurship is a person who
founds and operates an innovative business” yang artinya seseorang yang mendirikan dan
menjalankan sebuah usaha yang inovatif. (Andrew J Dubrin).

 

Entrepreneur
adalah seseorang yang menciptakan sebuah bisnis baru dengan mengambil resiko
dan ketidak pastian demi mencapai suatu keuntungan dan pertumbuhan bisnis
dengan cara mengidentifikasi peluang dan menggabungkan sumber daya yang
diperlukan untuk mendirikannya. (Zimmerer & Scorborough)

 

Entrepreneurship
merupakan bagian penting dari struktur dan fungsi dari sebuah organisasi dan
ekonomi. Kewirausahaan, atau bentuk bisnis baru juga dapat membentuk
stratifikasi social dan ekonomi dalam suatu perekonomian. Pada tahun 1934,
Schumpeter( ahli ekonomi dan politikus Amerika-Austria) berpendapat bahwa
kewirausahaan sangatlah penting bagi pertumbuhan dan perkembangan suatu
ekonomi. Sejak saat itu peran pengusaha dan kewirausahaan sangat besar sehingga
kewirausahaan banyak diterima sebagai bidang studi yang berbeda dalam ilmu sosial
dan sekolah bisnis. Sehingga di Amerika pada saat itu banyak orang dewasa yang
memulai sebuah bisnis baru. Perkiraan menunjukkan bahwa hampir 8% dari populasi
orang dewasa secara aktif terlibat dalam memulai sebuah bisnis dan mereka yang
memiliki ataupun mengelola perusahaan yang dimulai dari 3,5 tahun lalu atau
kurang kira-kira 11% orang dewasa Amerika dapat dianggap atau dikatakan sebagai
wirausahawan yang berkontribusi kepada negara dan meningkatkan perekonomian. ( Reynolds 2004; Reynolds et al.
2002).

 

Kewirausahaan
biasanya dianggap identik dengan bisnis start up atau pembuatan sebuah
organisasi ekonomi baru. Meski riset kewirausahaan itu awalnya merupakan bagian
dari studi usaha kecil dan masih ada beberapa tumpang tindih antara usaha
kewirausahaan dengan usaha kecil, pengusaha dan pemilik usaha kecil sekarang
biasanya dianggap sebagai entitas yang terpisah. (Carland et al. 1994).

 

Kegiatan
kewirausahaan sangat penting bagi evolusi masyarakat kapitalis karena bisnis
baru mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja. Dalam masyarakat
kapitalis, pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut bergantung pada sejauh mana
pengusaha berpotensi dapat memperoleh dan memanfaatkan secara efektif social
dan sumber daya ekonomi yang mereka butuhkan. Selain itu, pendirian dan
pembubaran perusahaan baru menghasilkan ketidakstabilan lapangan pekerjaan.
Misalnya antara tahun 1992 dan 1996, didirikan organisasi yang menciptakan
sekitar 28juta pekerjaan di Amerika (Birch 1997). Pada tahun-tahun pertama abad
ke-21, semakin sedikit bisnis baru didirikan dan tingkat penciptaan lapangan
pekerjaan melambat atau menurun.

 

 

3.2  Panduan
Untuk Memulai Bisnis

 

Your First Business.

 

Jika
anda memiliki sebuah ide untuk memulai sebuah bisnis tetapi tidak mengetahui
cara untuk mewujudkannya. Maka ikuti langkah-langkah mudah dan simple berikut
ini, langkah demi langkah berisikan informasi yang diperlukan untuk membantu
bisnis pertama anda. (Darren
Wilkins)

 

1.     
Self Assesment

 

Sebelum memulai bisnis sebaiknya
mengevaluasi atau intropeksi diri sendiri, mengetahui skill atau kemampuan yang
dimiliki dan mindset untuk bisnis yang akan dimulai.

 

What
are you good at

Setiap
orang pasti memiliki talenta atau skill nya masing-masing, dan skill tersebut
dapat digunakan sebagai asset untuk menjalankan bisnis. Buatlah sebuah daftar
yang berisi 5-10 kemampuan baik yang dimiliki.Contoh, jika memiliki kemampuan
baik dalam berkomunikasi, komunikasikan atau promosikan bisnis atau usaha kita
maka itu akan menjadi asset yang baik dalam bisnis. Lalu buatlah sebuah daftar
yang berisikan kelemahan-kelemahan yang dimiliki dan memikirkan cara untuk
memperbaiki atau meminimalisir kelemahan-kelemahan tersebut.

 

“We all have our gifts and
talents (skill) and these skill are a real asset for running a business.” (Darren
Willkins).

 

Your
Goals

Setiap
orang memiliki tujuannya masing-masing, baik tujuan dalam bisnis ataupun tujuan
lain dalam hidupnya. Buatlah sebuah daftar yang berisikan tujuan seperti berapa
banyak laba atau omzet yang ingin didapatkan atau diraih dalam kurun waktu
setahun, dua tahun ataupun lima tahun setelah memulai bisnis.

 

2.     
Business Options

 

Terdapat banyak sekali opsi atau
pilihan bisnis yang tersedia dan sangatlah baik untuk memperhatikan opsi
tersebut. Opsi tersebut diantaranya ialah; memulai bisnis dari nol, membeli
bisnis yang sudah ada ataupun memilih untuk melakukan franchise.

 

Memulai
Bisnis Dari Nol

Memulai
bisnis dari nol mungkin mempunyai banyak resiko dan memakan banyak waktu,
banyak waktu yang dihabiskan untuk menentukan bisnis apa yang akan didirikan
dan diinginkan pasar.

 

Membeli
Bisnis Yang Sudah Ada

Mungkin
membeli bisnis yang sudah ada bukan merupakan ide yang buruk, akan tetapi
banyak biaya yang harus dikeluarkan. Tetapi apabila membeli bisnis yang sudah
ada, kita akan mulai mendapatkan pendapatan pada hari pertama dan juga akan
mempunyai sistem manajemen yang sudah ada.

 

 

 

 

Franchising

Melakukan
franchise merupakan jalan yang terbaik untuk memiliki sebuah brand kenamaan
secara instan dan sangat terbukti akan menghasilkan omzet dengan baik.

 

“Everyone has different
circumstances, financials and needs, review all the options and importantly
count the cost both personally and financially before commiting to any
business.” (Darren
Walkins).

 

 

3.     
Market Research

 

Identifikasi pasar dan pahami apa
yang diinginkan konsumen agar bisnis berjalan dengan sukses. Peran pasar
sangatlah penting, maka dari itu riset pasar terlebih dahulu sebelum memulai
bisnis.

 

 

How to Research

Kemukakan
ide tentang bisnis yang akan kita mulai pada keluarga dan teman teman terdekat,
dan selalu catat tanggapan mereka masing-masing. Melakukan searches online;
mungkin banyak orang diluar sana melakukan apa yang kita lakukan yaitu tentang
mencari tahu bagaimana cara mempromosikan produk atau services bisnis mereka.

 

4.     
Business Structure

 

Rencanakanlah sebuah struktur
bisnis atau membangun system usaha. Jika anda menyukai kesederhanaan maka
pilihlah menjadi pedagang tunggal. Jika anda ingin berbagi skill atau kemampuan
maka carilah mitra kerja atau partnership. Atau bahkan sebuah corporation,
sehingga anda dapat membatasi kewajiban atau liability dan memaksimalkan
efisiensi pajak.

 

Pedagang
Tunggal (Sole Trader)

Sebagai
pedagang tunggal, pemilik usaha pasti akan mengambil semua resiko yang
dimiliki. Dengan contoh jika kita sebagai pemilik bisnis, terjadi sebuah
kecelakaan pada konsumen akibat produk yang kita jual maka kitalah 100% yang
bertanggungjawab.

 

Mitra
Kerja (Partnership)

Mitra
kerja bisa berjalan dengan baik jika tiap mitra mempunyai beberapa skill
ataupun dapat sebagai financial backing dalam sebuah bisnis. Sebaiknya pilihlah
mitra kerja yang memiliki identitas jelas agar terhindar dari segala bentuk penipuan.

 

Corporation

Sebuah
Coporation merupakan langkah baik untuk membatasi liability. Terdapat banyak
keuntungan lain dari aspek liability, corporation juga memberikan bisnis yang
professional. Apapun jenis struktur bisnis yang akan dibangun, peran hukum juga
merupakan peran yang cukup penting didalamnya.

 

5.     
Statutory Requirement

 

Hukum adalah tempat pemerintah
untuk mengatur jalannya suatu operasi bisnis, tiap negara mempunyai hukum
bisnis nya masing-masing. Didalam operasi bisnis, peran asuransi pun sangat
dibutuhkan.

 

6.     
Name Your Business

 

Sebuah bisnis pasti memiliki nama
dan nama tersebut merupakan awal mula dari sebuah brand kenamaan yang akan
muncul dimasa yang akan datang. Mempunyai brand kenamaan merupakan kunci untuk
sukses dipasaran. Brand kenamaan seperti Apple, Samsung, Mercedes Benz dan
lainnya juga pasti tidaklah instan menjadi terkenal, merekapun awalnya tidak
terkenal, sama seperti bisnis yang akan anda dirikan. Maka dari itu peran nama
dari sebuah bisnis itu sangatlah penting.

 

Cara
Untuk Memilih Nama Sebuah Bisnis

Terdapat
banyak sekali pilihan nama untuk sebuah bisnis. Bahkan tidak sedikit bisnis
menggunakan nama keluarga. Sebagai contoh “Samsung”, diambil dari nama sebuah
keluarga di Korea. Dan sampai sekarang bisnis Samsung terkenal tak hanya di
Korea, bahkan seluruh dunia pasti mengetahui brand kenamaan Samsung.

 

7.     
Business Location

 

Tiap bisnis pasti membutuhkan
lokasi atau tempat, dan sebagai entepreneur pasti memerlukan tempat yang pas
untuk memulai suatu bisnis. Mungkin memerlukan sebuah toko untuk memulai bisnis
atau bahkan sebuah kantor. Ataupun bisa memilih untuk memulai bisnis dirumah
sendiri. Ketahuilah tempat yang terbaik untuk memulai sebuah bisnis.

 

Where
to Locate

Memilih
lokasi yang pas atau tepat untuk memulai bisnis sangatlah penting. Luangkan
waktu untuk memikirkan lokasi yang pas untuk memasarkan produk untuk
memperbesar peluang bisnis yang akan didirikan.

 

8.     
Marketing and Advertising

 

Pemasaran dan memasang iklan
merupakan ide yang baik. Ketahui sasaran target bisnis dan rencanakan cara yang
matang untuk meraih sasaran target tersebut. Dengan marketing yang baik pasti
akan memperbanyak pelanggan yang tertarik untuk membeli sebuah produk. Periklanan
pun bisa dijadikan sebagai pendongkrak bisnis yang didirikan. Sekarang sudah
zaman teknologi, pengusaha bisa memasarkan produk nya di media social dan di
internet seperti dalam aplikasi Facebook, Instagram, Twitter dan lain-lainnya.

 

9.     
The Cost of Business

 

Sebelum memulai bisnis, perlu
diketahui seberapa besar financial yang dapat digunakan untuk berbisnis.
Finansial adalah masalah utama para pengusaha, begitu banyak para pengusaha
yang gagal dalam mengatur financial bisnisnya, sehingga bisnisnya pun menjadi
berantakan.

 

Financial
Planning

Calon
Entrepreneur diharuskan dapat memprediksi jumlah dana yang akan dibutuhkan
untuk memenuhi kebutuhan operasi bisnisnya nanti, baik memprediksi dana untuk
kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.

 

 

 

 

Monitoring
Cash Flow

Sebelum
memulai bisnis para pengusaha diharuskan memastikan bahwa terdapat dana yang
cukup untuk mengcover, memback up ataupun untuk membiayai bahan-bahan untuk
jalannya operasi bisnis.

 

10.   Business Planning

 

Rencana bisnis sangatlah
dibutuhkan, karena dengan rencana bisnis kita akan mengetahui akan sampai
sejauh mana bisnis yang akan kita dirikan nanti dan bisa menggambarkan apa yang
kita inginkan 3-5 tahun kedepan. Tanpa pemikiran yang jernih, bisnis tidak akan
sukses atau berhasil, begitu banyak pengusaha lain yang mengabaikan rencana
bisnis dan beranggapan bahwa rencana bisnis tidaklah begitu penting. Rencana
bisnis akan membantu mewujudkan ide menuju kenyataan, dan juga dapat membantu
untuk memprediksi bisnis untuk kedepannya.

 

BAB 4

KESIMPULAN

1.      Kesimpulan

 

Kegiatan
kewirausahaan berperan sangat penting bagi evolusi masyarakat kapitalis karena
bisnis baru mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja. Entrepreneurship
adalah orang yang berjiwa kreatif, inovatif, mandiri, percaya diri, ulet &
tekun, rajin, disiplin, siap menghadapi resiko, jeli melihat & meraih
peluang, piawai mengelola sumber daya yang mampu mendirikan, membangun,
mengembangkan, memajukan dan menjadikan perusahaannya unggul. Untuk memulai sebuah
bisnis diperlukan bekal yang cukup dan ilmu yang cukup tentang bisnis. Terdapat
banyak pilihan untuk memulai sebuah bisnis, diantaranya adalah memulai bisnis
dari nol, membeli bisnis yang sudah ada ataupun membeli sebuah franchise. Memahami
apa yang pasar inginkan adalah salah satu kunci kesuksesan bisnis. Memilih nama
yang tepat dan mudah diingat untuk nama sebuah bisnis yang akan didirikan
adalah hal yang terpenting dalam memulai sebuah bisnis. Tiap bisnis memerlukan
tempat, maka dari itu memilih tempat yang tepat untuk memulai suatu bisnis pun
bisa menjadi salah satu factor kesuksesan berbisnis. Pilih sasaran target pasar
dan membuat suatu rencana untuk meraihnya juga sangat penting karena konsumen
akan tahu harus kemana apabila dia membutuhkan keperluannya. Untuk memulai
suatu bisnis pun harus mengetahui masalah keuangan yang diperlukan untuk
memulai bisnisnya dan seberapa besar jumlah modal yang diperlukan untuk bisnis.

 

2.      Saran

Para
calon pengusaha seharusnya membekali dirinya dengan ilmu dan perencanaan bisnis
yang baik dalam berbisnis untuk memulai bisnisnya. Agar bisnis yang akan
dijalankannya berjalan dengan baik dan lancar. Pengusaha harus memiliki jiwa
kreatifitas yang tinggi, berani mengambil segala risiko dan tidak mudah
menyerah

x

Hi!
I'm Mack!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out